Awalnya guru-guru memberikan
pekerjaan rumah kepada siswa tujuannya memang supaya siswa mau belajar di
rumah, walaupun hanya sekedar mengegrjakan tugas, namun setidaknya siswa
membuka kembali apa yang tadi sudah dipelajari walaupun hanya sekedar
mengerjakan tugas. Namun tugas yang terlalu banyak juga memberikan pengaruh
buruk terhadap psikologi diri siswa itu sendiri. Jalan keluarnya adalah guru
harus mampu untuk menarik perhatian siswa supaya siswa dapat menyukai mata
pelajarannya dengan kesadarannya sendiri tanpa ada paksaan dari guru.
Dengandemikian, maka siswa secara otomatis pasti akan membuka pelajaran,
mempelajarinya sendiri dan mengerjakan soal-soal latihannya dengan penuh
kesadaran sebelum guru memerintahkan kepada siswa untuk mempelajari atau
mengerjakan latihannya. Sehingga pada saat proses belajar mengajar berlangsung
siswa sudah mempunyai gambaran materi apa yang akan dipelajari dan juga siswa
dapat berperan aktif dalam pembelajaran. Karena sudah mempelajarinya terlebih
dahulu, maka apabila siswa mendapat kesulitan bisa langsung bertanya kepada
gurunya. Selain itu, siswa juga bisa menyampaikan kesimpulan dari hasil
belajarnya kepada guru, menyampaikan pendapat-pendapatnya. Dengan demikian,
maka pembelajaran yang bersifat inovatif dapat tercapai. Guru juga memberikan
motivasi-motivasi kepada siswanya supaya mempunyai semangat untuk mengerjakan
soal matematika tanpa ada anggapan bahwa soal matematika itu sulit. Bisa dengan
member kesempatan kepada siswa untuk mengikuti perlombaan matematika, apabila
siswa tersebut dapat meraih kejuaraan maka siswa itu akan termotivasi dan
merasa penasaran terhadap matematika. Melalui pengalaman salah satu teman
tersebut, maka siswa yang lain juga akan terinspirasi dan merasa tidak ingin
kalah dengan teman yang berhasil tadi. Namun, guru juga tidak diperkenankan
pilih kasih terhadap siswa yang cepat memahami dengan siswa yang lambat. Sikap
guru harus sama, namun metode yang diterapkan berbeda, sesuai dengan kebutuhan
masing-masing siswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar