Bagi saya, matematika bukanlah pelajaran
yang menakutkan. Saya terkadang bertanya-tanya, mengapa sebagian besar orang
menganggap bahwa matematika itu sulit dan menakutkan? Padahal, sebenarnya
matematika itu ilmu yang sangat menarik untuk dipelajari. Matematika banyak
mengandung misteri, tapi bukan untuk ditakuti, justru itu yang mengundang rasa
penasaran saya terhadap matematika. Matematika itu tidak rumit, matematika itu sederhana.
Matematika dapat memengaruhi kepribadian kita. Matematika merupakan ilmu yang
membutuhkan kesabaran, ketelitian, juga kecermatan. Kalau kita terbiasa dengan
matematika, dan menyukainya, maka kita bisa menjadi pribadi tang tekun, ulet,
sabar. Matematika juga ilmu yang membutuhkan kreatifitas. Sebenarnya, 1 soal
matematika itu tidak hanya ada satu cara penyelesaian, ada banyak cara yang
bisa kita gunakan, dengan hasil jaawaban yang sama. Cara untuk menghilangkan
persepsi bahwa matematika itu sulit
adalah dengan menyukai matematika itu sendiri. Seorang guru hendaknya mampu
memperlihatkan keindahan dalam matematika, mampu menarik perhatian siswa
terhadap matematika sehingga siswa itu dapat menyukai matematika dengan kesadarannya
sendiri tanpa ada paksaan dari guru. Hal itu dapat dilakukan dengan penerapan
metode-metode yang interaktif, menarik, dan sesuai dengan latar belakang dan
kemampuan setiap siswa dalam belajar matematika.
Prestasi belajar matematika di SD sangat
berpengaruh pada diri siswa, prestasi belajar matematika yang bagus di SD akan
memunculkan rasa kepercayaan diri yang tinggi pada diri siswa. Mereka pasti
berfikir, kalau saya di SD dapat berprestasi dalam bidang matematika yang dianggap
sulit oleh sebagian orang, mengapa saya tidak bisa berprestasi pada bidang yang
lain? Itu akan memacu semangat belajar pada diri siswa dengan sendirinya, tanpa
harus ada perintah atau kekangan dari guru maupun orang tua. Matematika yang
dipelajari di SD pada hakikatnya memang baru matematika dasar, kunci mendasar
dari operasi matematika, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian dan
pembagian. Itu adalah kunci mendasar untuk bisa matematika.
Tidak sedikit siswa atau guru yang
menginginkan cara atau trik cepat tepat untuk menyelesaikan matematika. Bagaimana
kita menyikapinya? Ya, menurut saya terkadang cara cepat ini juga dibutuhkan. Namun,
seorang guru hendaknya tidak langsung memberi tahu cara tersebut secara
terang-terangan. Guru sebaiknya membiarkan siswa untuk menemukan cara cepat itu
dengan sendirinya, sehingga meskipun siswa mengetahui dan menggunakan cara
cepat namun dia tahu dan paham betul darimana cara itu bisa diperoleh, sehingga
apabila dia dihadapkan dengan soal dengan variasi yang berbeda pun mereka tidak
bingung dan mereka akan mempunyai alternative-alternatif lain yang bisa dia
terapkan untuk memecahkan soal itu. banyak kreatifitas-kreatifitas yang
diharapkan dari siswa SD dalam belajar matematika, seperti kreatifitas siswa
dalam penanaman konsep tertentu dalam menghitung. Setiap orang mempunyai cara
yang berbeda-beda untuk menghitung secara cepat, dan hal itu akan tertanam
dalam otaknya.
Ya, matematika adalah seni, karena di
dalam mempelajari matematika kita butuh kreatifitas. Sikap guru matematika kepada
siswanya hendaknya juga menarik, bukan sok tegas, kejam, atau pun galak. Mereka
harus bisa lebih ramah, dan sabar untuk membiarkan siswa menemukan jawaban dari
permasalahannya secara mandiri. Guru cukup memfasilitasinya dengan beberapa
referensi dan memberikan semangat, support, dorongan atau mungkin pujian-pujian
kepada siswa sehingga siswa akan semakin nyaman dengan matematika.
Banyak
hal yang menarik dan membuat penasaran dalam matematika..
selamat mencintai matematika.
Bisa Karena Biasa, itu kuncinya..
semangaatt !!!
selamat mencintai matematika.
Bisa Karena Biasa, itu kuncinya..
semangaatt !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar